Hendak Putus Kuliah, Dekan FDK ; Turut Membantu Proses Penurunan UKT FF - Araaita.com

Breaking News

Sunday, 3 February 2019

Hendak Putus Kuliah, Dekan FDK ; Turut Membantu Proses Penurunan UKT FF

Dok.Arta/Ning

Araaita.com  - FF inisialnya, mahasiswi Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang hendak putus kuliah karena orang tuanya tidak mampu membayar besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), kini turut dibantu oleh Dekan FDK untuk mengajukan  permohonan penurunan UKT yang terbilang sangat tinggi bagi FF.

Tepat tanggal 1 Januari FF mendatangi Dekan FDK dengan membawa surat permohonan penurunan UKT sekaligus berkas-berkas persyaratan lainnya. 

Usai mendatangi Dekan FDK, Ia mengakui jika merasa jauh lebih baik

"Iya daripada beberapa yang lain tidak ada jawaban dan seneng banget termotivasi dan jauh lebih tenang," lirihnya.

Mulanya FF beserta ayahnya mengira jika UKT yang mahal itu hanya berlaku pada awal masuk universitas saja.

"Iya ayah mengetahui klo besaran UKT  hanya di awal dari om yang sebelumnya kuliah di UINSA dan akan turun nanti," tuturnya.

Abdul Halim selaku Dekan FDK mengaku prihatin melihat kondisi FF. Maka dari itu  ia juga membantu proses permohonan penurunan UKT bagi FF. Dengan cara tetap sesuai aturan yang ada, yakni membuat surat pernyataan  permohonan penurunan UKT.

"Saya sudah bertemu dan menelepon Wakil Rektor II dan memohon kebijakannya. Iya gapapa ditunggu. Terpenting ada usaha terlebih dahulu dan juga jangan lupa berdo'a," imbuhnya.

Lebih lanjut Abdul Halim menjelasakan hanya memiliki wewenang untuk membantu saja, untuk penurunan UKTnya tetap kebijakan rektor.

Sementara itu Senat Mahasiswa (SEMA) FDK Iqbal Mujahidin mengatakan, jika Uang Kuliah Tunggal (UKT)  sistem pembayaran tetap per semester. Beda halnya,  jika mahasiswa meminta keringanan untuk penurunan UKT lantaran orang tua tidak mampu sewaktu-waktu.

"Iya tak masalah, karena itu hak suara mahasiswa. Tapi, untuk menurunkan UKT tetap ada pada rektor," jelasnya.
(Ning)

No comments:

Post a Comment