KOPURWA Berikan Klarifikasi Soal Gugatan Pemilu DEMA FDK - Araaita.com

Breaking News

Monday, 25 February 2019

KOPURWA Berikan Klarifikasi Soal Gugatan Pemilu DEMA FDK

Selebaran Klarifikasi yang ditulis oleh KOPURWA (Dok. Araaita)

Araaita.com - Pemilihan Umum Mahasiswa Distrik (KOPURWADI) berikan klarifikasi mengenai gugatan yang dilakukan oleh salah satu Mahasiswa berinisial A, dalam KOPURWADI  pemilihan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) tahun 2019.

Adi, ketua KOPURWA memberikan penjelasan  mengenai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dalam persyaratan KOPURWA yang tidak sesuai Surat Keputusan Direktur Jenderal (SKDIRJEN) 4961 Tahun 2016. Ia juga menerangkan telah mengikuti Kongres Besar Mahasiswa Fakultas (KBMF) yang tertulis 3.00.

"Saya jelaskan ya, bahwa kata penggugat dengan mengacu pada file KBMF IPK 2.00. Saya anggap dia tidak hadir, karena yang tahun lalu saja sudah 3.00." ungkapnya ketika diwawancara

Adi juga mengklarifikasi soal administrasi untuk pendaftaran calon ketua DEMA yang sempat dianggap penggugat sebagai pungli. Ia menjelaskan uang tersebut digunakan untuk mengurus berkas pra-pemilu.

"Kopurwa butuh dana, untuk ngeprint, untuk fotokopi, dan lain-lain. pengeluaran itu  menutupnya ya dari pendaftaran, meskipun kita dapat dari pihak fakultas sendiri, cuman itu selesai acara, kita harus SPJ, LPJ dulu baru dapat itu," tuturnya.

Sebagai pihak relawan yang dipilih untuk menjadi KOPURWA, Adi mengaku sakit hati bila biaya administrasi Pasangan Calon (PASLON) sebagai pemunglian.

"kita ini hanya relawan. Jadi ya lumayan sakit dibilang pungli, padahal kenyataannya enggak. Kalo dianggap pungli bisa klarifikasi ke calonnya dulu, atau kalo ada yang menggugat itu baru pungli," imbuhnya.

Adi menegaskan bahwa KOPURWA sudah berjalan sesuai prosedur yang ada. Dengan melakukan klarifikasi untuk menjaga nama baik KOPURWA. (Mfq)

1 comment: