Tumpang Tindih Persyaratan, Salah Satu Mahasiswa Gugat Pemilihan Calon Ketua DEMA - Araaita.com

Breaking News

Sunday, 24 February 2019

Tumpang Tindih Persyaratan, Salah Satu Mahasiswa Gugat Pemilihan Calon Ketua DEMA

Dok. Araaita

Araaita.com - Pemilihan calon ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), yang diselanggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Distrik (KOPURWADI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), timpang tindih mengenai data dan persyaratan antara KOPURWA, Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam (SK DIRJEN PI), dan Kongres Besar Mahasiswa Fakultas (KBMF). Hal tersebut diungkapkan oleh mahasiswa penggugat yang namanya tidak ingin dicantumkan, sebut saja dengan inisial A.

"Saya hanya menginginkan persyaratan dan semuanya tidak timpang tindih," ungkapnya.

Pemilihan Ketua DEMA bukan main-main, yang kelak akan mengusung Fakultas. Akan tetapi dalam pemilihan tersebut terdapat beberapa hal yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada.

Pertama, dalam persyaratan KOPURWA, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) calon minimal 3.00, sedangkan di KBMF 2.00. Semestinya berdasarkan SK DIRJEN, IPK minimal 3.25.

Kedua, pembayaran administrasi sebesar Rp250.000 untuk partai lama dan Rp500.000 untuk partai baru, hal ini tidak tertera dalam KBMF maupun SK DIRJEN.

"Dan setelah dikaji, ini semacam pungli," gertak A sambil menunjukkan surat gugatannya.


Dok. Araaita

Ketiga, setiap kandidat dan calon ketua DEMA harus diusung oleh Partai Politik (PARPOL) Mahasiswa, akan tetapi berdasarkan DIRJEN ketua DEMA dipilih oleh wakil dari Jurusan atau Program Studi (PRODI) dan wakil ketua DEMA masing-masing Jurusan atau PRODI oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) atau Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). Serta bersedia dicalonkan atau mencalonkan diri secara tertulis. Jadi tidak terdapat permasalahan, apabila mencalonkan tidak berdasarkan HMJ atau PRODI.

Keempat, mengumpulkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) sebanyak 200 untuk partai lama dan 500 untuk partai baru. Sedangkan ketentuan tersebut tidak tersedia dalam KBMF maupun SK DIRJEN.

Surat mengenai PARPOL Mahasiswa sudah tertera dalam SKDIRJEN Nomor 4691 Tahun 2016. Tentang pedoman umum Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA), pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). (Mfq)

No comments:

Post a Comment