Perdana, Artis Ibukota Hiasi Dies Natalis PMI - Araaita.com

Breaking News

Friday, 8 March 2019

Perdana, Artis Ibukota Hiasi Dies Natalis PMI

Dok. Anita/Ara Aita

Araaita.com - Program Studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) mengakhiri serangkaian Dies Natalis prodi mereka dengan mengadakan konser musik pada Rabu (6/2) yang dihadiri oleh Azmi, salah satu artis ibu kota yang naik daun berkat singlenya yang berjudul Pernah.

Bertemakan Magic of Night atau Sihir Malam, acara konser musik tersebut diharapkan dapat menghibur penonton. Ketua Panitia, Dadang mengatakan bahwa prodi PMI baru tahun ini (2019) mengundang artis ibu kota dalam acara dies natalis yang merupakan acara tahunan.

"Iya, kami baru kali ini mengundang artis ibu kota," ungkapnya dengan bahagia.

Mengundang Artis Ibu Kota merupakan salah satu unjuk keberanian panitia dalam menyukseskan akhir serangkaian dies natalis Prodi PMI yang ke 23 ini.

"Teman-teman panitia sungguh hebat. Berani ambil resiko mengundang artis ibu kota," ujarnya.

Selain untuk menghibur, konser musik tersebut juga ingin mengenalkan kepada khalayak mengenai prodi PMI. Dadang menyatakan bahwa tak banyak orang yang mengetahui prodi PMI.

"Mayoritas orang tahunya PMI itu Palang Merah Indonesia. Dengan begini, semoga saja mereka bisa mengenal Prodi PMI yakni Pengembangan Masyarakat Islam," harapnya.

Namun, Azmi nyatanya bukan pilihan pertama bagi teman-teman panitia tersebut, Dadang mengungkapkan bahwa ada rentetan nama artis yang menjadi pilihan bagi konser musik Magic of Night.

"Awalnya Veve Zulfikar, JK Idol, tapi ya udah sering lah. Apalagi dia orang Surabaya juga. Jadi, kami akhirnya memilih Azmi, artis Ibu Kota sebagai bintang tamu," paparnya.

Dadang juga menambahkan, diantara serangkaian acara dies natalis yang menurutnya paling sukses adalah konser musik (Magic of Night) dan Young Talent Competition. Menurutnya dua acara tersebut banyak menarik minat penonton dan masyarakat.

"Dua acara itu yang paling sukses," terangnya.

Meskipun begitu, konser musik yang diadakan di Auditorium Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tidak dihadiri oleh banyak orang. Dapat dilihat ketika konser musik berlangsung, hanya separuh dari ruangan Auditorium yang terisi. 

Saat konser berlangsungpun, panitia membebaskan semua orang untuk masuk ke dalam konser walau tanpa membeli tiket. 

Di akhir wawancara, Dadang menambahkan semoga Prodi PMI tahun depan bisa mengundang artis terkenal untuk konser penutup dies natalis layaknya tahun ini.

"Harapannya sih lebih baik dari sekarang kalo bisa," ujarnya, bersemangat. (Ant/Aida)

No comments:

Post a Comment